Jasa Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi, 0812 9000 0373 atau 0817 824458. Handal, Professional Dan TERPERCAYA.

Asuransi Terdiri Dari

  • Jaminan Penawaran (Bid Bond)
  • Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond)    
  • Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond)  
  • Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond)   
  • Jaminan Contractor All Ris’k (C.A.R)
  • Jaminan Liability Insurance (CGL, AL dan WCA/WCI)
  • Jaminan Asuransi Cargo
  • Jaminan Property All Ris’k (P.A.R)                               
                                

           

*Jaminan Penawaran/Bid Bond

Penawaran adalah bid bond yaitu kesanggupan tertulis yang diberikan oleh bank kepada penerima jaminan bahwa bank akan membayar sejumlah uang kepadanya jika pihak terjamin tidak mengikuti lelang dan tidak menutup kontrak pemborongan dalam hal tawarannya diterima. Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau Perusahaan Asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan;Layanan Service Bank Garansi dan Surety Bond
  2. Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP;
  3. nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran;
  4. besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal yang ditetapkan dalam LDP;
  5. besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf;
  6. nama Panitia Pengadaan Barang dan Jasa yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Panitia Pengadaan Barang dan Jasa yang mengadakan pelelangan;
  7. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan;

Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, setelah surat pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan Barang dan Jasa diterima oleh Penerbit Jaminan;Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan.Layanan Service Asuransi  

*Jaminan Pelaksanaan/Performance Bond

Jaminan Pelaksanaan adalah surat yang berfungsi untuk menjamin Pelaksanaan Pekerjaan sesuai dengan kontrak, penyedia harus memberikan jaminan pelaksanaan PPK pada saat setelah diterbitkannya SPPBJ dan sebelum penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya, dengan masa berlaku sejak tanggal Kontrak sampai serah terima Barang/Jasa Lainnya atau serah terima pertama Pekerjaan Konstruksi.

Kecuali untuk Pengadaan Jasa Konsultansi, Jaminan Pelaksanaan diberikan oleh Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi untuk Kontrak bernilai di atas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan dapat diminta kepada Penyedia Jasa Lainnya untuk Kontrak dengan nilai kontrak yang sama, kecuali untuk Pengadaan Jasa Lainnya dimana aset Penyedia sudah dikuasai oleh Pengguna.

Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak; atau untuk sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS untuk nilai penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) dari nilai total HPS.

Jaminan Pelaksanaan berlaku sejak tanggal Kontrak sampai serah terima Barang/Jasa Lainnya atau serah terima pertama Pekerjaan Konstruksi.

Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah:

  • penyerahan Barang/Jasa Lainnya dan Sertifikat Bank Garansi; atau
  • penyerahan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak khusus bagi Penyedia Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya.

*Jaminan Uang Muka/Advance Payment Bond

Jaminan Pembayaran Uang Muka atau Advance Payment Bond yang diterbitkan oleh Surety Company untuk menjamin Obligee bahwa Principal akan sanggup mengembalikan uang muka yang telah diterimanya dari Obligee sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diperjanjikan dalam kontrak, dengan maksud untuk mempelancar pembiayaan proyek.

 

Jaminan ini berlaku di Indonesia sesuai dengan Keppres RI. No. 80 tahun 2003 dimana untuk membantu para pengusaha (Principal) memperlancar pembiayaan proyek.

Besarnya nilai Jaminan Pembayaran Uang Muka adalah prosentase tertentu dari nilai kontrak proyek itu sendiri, yaitu sebesar 20% – 30% dari nilai kontrak proyek.

Apabila pada saat jatuh tempo, pembayaran uang muka tersebut belum dikembalikan oleh Principal, maka Jaminan Pembayaran Uang Muka dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan antara Obligee dan Principal.

Fungsi Jaminan Pembayaran Uang Muka

Sebagai syarat bila Principal mengambil uang muka untuk tujuan memperlancar pembiayaan proyek yang dikerjakannya

Jika Principal gagal melaksanakan pekerjaan sehingga tidak dapat mengembalikan uang muka yang telah diterimanya, maka Surety Company akan membayar kepada Obligee sebesar sisa uang muka yang belum dilunasinya.

Isi Jaminan Pembayaran Uang Muka

Janji Surety Company dan Principal untuk mengembalikan uang muka yang telah diterima Principal sebelum pekerjaan selesai, sesuai dengan kontrak yang telah ditanda tanganinya.

Jika Principal telah melaksanakan pengembalian uang muka kepada Obligee, maka Jaminan Pembayaran Uang Muka otomatis berakhir.

Pada saat jatuh tempo pembayaran uang muka belum dilunasi, maka Jaminan Pembayaran Uang Muka dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan Obligee dan Principal.

Jika Principal lalai tidak mengembalikan uang muka, maka Surety Company akan mengganti jumlah uang tersebut, maksimum sebesar nilai jaminan yang tercantum dalam Jaminan Pembayaran Uang Muka dengan diperhitungkan tingkat prestasi kerja yang telah dicapai oleh Principal.

Pengajuan ganti rugi atas jaminan kepada Surety Company diajukan dalam jangka waktu tertentu setelah berakhirnya Jaminan Pembayaran Uang Muka.

*Jaminan Pemeliharaan/Maintenance Bond

Jaminan Pemeliharaan adalah surat jaminan yang berfungsi untuk menjamin pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan yang diberikan oleh penyedia Pekerjaan Konstruksi atau Pengadaan Jasa Lainnya yang membutuhkan masa pemeliharaan dalam meminta pembayaran 100% (Jaminan Pemeliharaan tidak digunakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Konsultansi), dengan masa berlaku mulai dari pekerjaan pemeliharaan sampai dengan 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai.Layanan Service Asuransi

Besaran nilai Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak atau dapat pula berupa uang retensi sebesar 5% dari nilai pekerjaan

Asuransi Umum

ASURANSI KONTRAKTOR (CONTRACTOR ALL RISKS INSURANCE)

Asuransi kontraktor (Contractor All Risks Insurance) adalah asuransi yang menjamin atas kerusakan atau kerugian objek yang dipertanggungkan pada saat pelaksanaan pembangunan/pemasangan konstruksi dan selama masa pemeliharaan, karena hal-hal yang terbagi dalam 2 (dua) bagian :

Bagian (Section) I – Kerusakan Material (Material Damage)

Objek yang dipertanggungkan menderita suatu kerugian, kehancuran atau kerusakan fisik yang tidak terduga dan tiba-tiba dari sebab apapun, selain dari hal-hal yang dikecualikan.

Pengecualian tersebut antara lain:

Kerusakan karena salah design

Aus, korosi, oksidasi, penurunan mutu karena kurang penggunaan dan kondisi atmosfer normal

Kerugian lanjutan dalam bentuk atau deskripsi apapun termasuk finalti, kerugian karena keterlambatan, buruknya pengerjaan, kehilangan kontrak

Kerugian pada atau kerusakan atas kendaraan berijin untuk penggunaan dijalan umum atau angkutan air atau pesawat terbang

Bagian (Section) II – Tanggung jawab terhadap pihak ketiga (Third Party Liability)

Memberikan ganti rugi sebagai kompensasi akibat dari:

Cidera badan atau sakit pihak ketiga karena kecelakaan (baik fatal maupun tidak)

Kerugian atau kerusakan karena kecelakaan atas harta benda milik pihak ketiga yang terjadi yang berkaitan langsung dengan konstruksi atau pemasangan atas objek yang dipertanggungkan pada Bagian I dan terjadi pada atau disekitar lokasi selama jangka waktu asuransi.

Objek yang dapat dipertanggungkan dapat berupa pembangunan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan pabrik, pemasangan mesin dan lain-lain.

Jaminan perluasan dengan tambahan premi dapat diberikan untuk melengkapi asuransi kontraktor seperti:

Kerusuhan, Pemogokan, Huru Hara dan Perbuatan Jahat

Tanggung jawab hukum pihak ketiga

 

ASURANSI TANGGUNG GUGAT (LIABILITY INSURANCE)

Asuransi tanggung gugat (Liability Insurance) adalah asuransi yang menjamin kerugian material akibat tanggung jawab hukum kepada pihak lain untuk membayarkan kompensasi untuk cidera tubuh atau kerusakaan pada properti pihak lain karena atau akibat kelalaian tertanggung atau karyawan tertanggung termasuk biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pembelaan, selain dari hal-hal yang dikecualikan.

 

Pengecualian tersebut antara lain:

–            Risiko-risiko yang disebabkan oleh hal-hal yang berhubungan dengan unsur kesengajaan

–            Perang, terrorism dan kerusuhan

–            Hal-hal yang berhubungan dengan tuntutan yang bersifat penalti dan hukuman

–            Product liability termasuk product recall

–            Completed operation work

–            Radioactive

–            Workmen’s compensation dan employers liability

–            Asbestos

–            Automobile liability

–            Aircraft dan watercraft liability

–            Professional liability

–            Property dalam unsur pengawasan atau kepemilikan tertanggung

 

Jaminan perluasan dengan tambahan premi dapat diberikan untuk melengkapi asuransi tanggung gugat seperti:

–       Kerusuhan, Pemogokan, Huru Hara dan Perbuatan Jahat

–       Car Park

–       Casual Contractors

–       Cross Liability

–       Defective Sanitation

–       Employers Sport and Social Club

 

 ASURANSI PENGANGKUTAN (MARINE CARGO INSURANCE)

Asuransi pengangkutan (Marine Cargo Insurance) adalah asuransi yang menjaminkerugian,kerusakan dan tanggung jawab terhadap barang dan atau kepentingan yang dipertanggungkan, kecuali terhadap risiko-risiko yang dikecualikan .

Risiko yang dijamin, ada 3 pilihan : Jaminan I, Jaminan II dan Jaminan III

Pengecualian tersebut antara lain:

–          Kerusuhan

–          Perang

–          Tidak laik laut kapal dan ketidaksempurnaan kapal dan alat angkut

–          Kesalahan yang disengaja oleh tertanggung

–          Kebocoran yang wajar, berkurangnya berat atau volume yang wajar atau keausan yang wajar

–          Kerugian, kerusakan atau biaya yang disebabkan dari dalam barang itu sendiri

–          Kehilangan barang dalam kontainer atau mobil box jika segel atau kunci dalam keadaan baik atau tidak rusak.

Jaminan perluasan dengan tambahan premi dapat diberikan untuk melengkapi asuransi pengangkutan seperti:

–       Kerusuhan, Pemogokan, Huru Hara dan Perbuatan Jahat

–       Perang

 

ASURANSI PROPERTI (PROPERTY ALL RISKS INSURANCE)

Asuransi Properti (Property All Risks Insurance) adalah asuransi yang menjamin kerugian atau kerusakan pada harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan karena hal-hal yang terbagi dalam 2 (dua) bagian :

Bagian (Section) I – Kerusakan Material (Material Damage)

Harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan menderita suatu kerugian, kehancuran atau kerusakan fisik yang tidak terduga, tiba-tiba dan tidak sengaja selain dari hal-hal yang dikecualikan.

Pengecualian tersebut antara lain:

–       Harta benda sedang dalam konstruksi

–       Harta benda sedang dalam pengangkutan

–       Ketidakjujuran, tindakan curang, tipu daya, muslihat atau kepalsuan lainnya

Bagian (Section) II – Gangguan Usaha (Business Interruption)

Gangguan usaha akibat kerugian berdasarkan Bagian I selain dari hal-hal yang dikecualikan.

Pengecualian tersebut antara lain:

–       Ketentuan otoritas publik

–       Ketidakcukupan kapital untuk pemulihan/penggantian pada waktunya

Harta benda dan atau kepentingan yang dapat dipertanggungkan dapat berupa rumah, bangunan kantor, gudang, pabrik, konten/isi rumah, perlengkapan kantortermasuk gangguan usaha.

Jaminan perluasan dengan tambahan premi dapat diberikan untuk melengkapi asuransi properti seperti:

–       Kerusuhan, Pemogokan, Huru Hara dan Perbuatan Jahat

–       Gempa Bumi, Kebakaran atau Ledakan akibat Gempa Bumi, Letusan gunung berapi, Tsunami

–       Angin Topan, Badai, Banjir dan Kerusakan karena air

–       Biaya pembersihan